Polres Lingga Pasang Pagar Pengaman Jembatan Kayu di Sungai Raya, Akses Utama Pelajar SDN 013 Singkep

Polres Lingga memasang pagar pengaman pada jembatan kayu sepanjang 13,7 meter di Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep, sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna akses utama pelajar SDN 013 Singkep.
Penulis: Redaksi
Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:22:31 WIB

SINGKEP — Jembatan kayu sepanjang 13,7 meter yang menghubungkan Desa Sungai Raya dengan Desa Batu Kacang kini memiliki pagar pengaman. Polres Lingga menuntaskan pemasangan pagar pada Minggu (16/8) sebagai bagian dari program revitalisasi infrastruktur desa.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menjelaskan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. Jembatan dengan lebar tiga meter itu menjadi satu-satunya akses penghubung kedua desa di Kecamatan Singkep tersebut.

"Jembatan itu merupakan satu-satunya akses penghubung Desa Sungai Raya dengan Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep," ucapnya saat dikonfirmasi dari Natuna, Selasa.

Akses Krusial bagi Pelajar SDN 013 Singkep

Keberadaan pagar pengaman bukan sekadar estetika. Jembatan yang berada di kawasan Air Sepikul ini menjadi jalur utama para siswa SDN 013 Singkep untuk berangkat dan pulang sekolah setiap harinya.

Kapolsek Singkep Barat Iptu Young Risa mengatakan, pemasangan pagar bertujuan mengurangi risiko pengguna terjatuh saat melintas. Hal ini menjadi perhatian serius karena jembatan kerap dilalui anak-anak sekolah.

"Kegiatan pemagaran jembatan itu melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Sungai Raya Briptu Rizki Adrian dan personel piket Polsek Singkep Barat," kata Young Risa.

Pengecatan Merah Putih dan Perbaikan Tampilan

Selain memasang pagar pengaman, tim gabungan juga melakukan pengecatan menyeluruh pada seluruh bagian jembatan. Sentuhan visual ini diharapkan meningkatkan kenyamanan warga saat beraktivitas.

"Selain membangun pagar, tim juga melakukan pengecatan terhadap seluruh bagian jembatan. Untuk bagian pagar di cat warna merah putih sementara pantai berwarna hitam," ujarnya.

Dengan adanya pagar pengaman dan tampilan baru ini, akses penghubung antar-desa diharapkan dapat digunakan masyarakat dengan lebih aman. Perbaikan infrastruktur ini juga menunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga yang selama ini bergantung pada jembatan tersebut untuk mobilitas sehari-hari.

Reporter: Redaksi