BAGANSIAPIAPI — Kedatangan Kolonel Agung di Posal Panipahan disambut masyarakat pesisir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Rombongan disuguhi atraksi kesenian Barongsai yang dibawakan warga keturunan Tionghoa setempat. Camat Pasir Limau Kapas, Yahya Khan, SH, mengalungkan bunga kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran institusi pertahanan bahari tersebut.

Dalam tatap muka yang berlangsung akrab, Kolonel Agung menyerahkan langsung perlengkapan keselamatan pelayaran kepada para nelayan. Ia menyebut pelampung sebagai fasilitas vital bagi warga pesisir yang menggantungkan perekonomian dari laut.

"Pemberian life jacket ini bukan sekadar bantuan rutin. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AL terhadap keselamatan nelayan saat menjalankan aktivitas sehari-hari menantang ombak di laut," tegas Kolonel Laut (P) Agung N Kusumaji di hadapan warga Panipahan.

Nelayan sebagai Ujung Tombak Pertahanan Maritim

Bagi aparat matra laut, nelayan bukan sekadar warga pencari ikan. Kehadiran mereka di perairan terluar Provinsi Riau dinilai sebagai elemen strategis yang ikut menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

"Nelayan adalah ujung tombak maritim kita. Dengan adanya alat keselamatan saat berlayar, kami harapkan keamanan dan kenyamanan mereka terus meningkat. Keselamatan jiwa adalah hal yang paling utama," ujarnya.

Diskusi Keamanan Perairan Bersama Aparat Penegak Hukum

Di sela agenda bakti sosial, Kolonel Agung berdiskusi santai soal situasi keamanan dan dinamika perairan bersama aparatur penegak hukum setempat. Diskusi diikuti Kapolsek Panipahan, Iptu Sugiarto, SH MH, Danposramil Panipahan, Pelda Herry Kalman, perwakilan Polair, serta sejumlah tokoh masyarakat dan alim ulama.

Danlanal berpesan agar warga tidak segan menjalin komunikasi dengan prajurit yang bertugas. Jika nelayan membutuhkan bantuan atau menghadapi keadaan darurat di perairan lepas, masyarakat dipersilakan segera berkoordinasi dengan Komandan Posal Panipahan.

Silaturahmi ke Vihara Bodi Rama, Merangkul Keberagaman Pesisir

Kunjungan kerja ini juga diwarnai semangat merangkul keberagaman. Kolonel Agung meluangkan waktu bersilaturahmi ke Vihara Bodi Rama di Jalan Dharma, Panipahan.

Kehadirannya disambut antusias oleh tokoh masyarakat Tionghoa setempat, Cin'An dan Achong. Pertemuan lintas budaya itu disebut sebagai implementasi seruan Jalesveva Jayamahe, di mana prajurit TNI AL terus hadir merangkul seluruh elemen pesisir demi menjaga kejayaan bahari Nusantara.

Reporter: Redaksi