Breaking

Mitigasi Kekeringan: Menteri PU Dody Hanggodo Gelontorkan 23,2 Juta Liter Air Bersih di Jawa

RE
Redaksi

Editor: Sutomo

Selasa, 22 September 2026
Mitigasi Kekeringan: Menteri PU Dody Hanggodo Gelontorkan 23,2 Juta Liter Air Bersih di Jawa
Kementerian PU salurkan 23,2 juta liter air bersih untuk atasi krisis kekeringan akibat El Nino. (Foto: NET)

JAKARTA – Merespons krisis air akibat musim kemarau panjang, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat dengan menyalurkan sedikitnya 23,2 juta liter air bersih. 

Bantuan vital yang disalurkan hingga 17 September 2026 ini difokuskan untuk menyelamatkan ribuan warga terdampak kekeringan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemenuhan suplai air di daerah krisis, khususnya wilayah dengan penurunan debit sumber air secara drastis, menjadi prioritas utama kementerian.

“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Dody.

Di Jawa Tengah, intervensi pemerintah tercatat sangat masif. Hingga 17 September 2026, sebanyak 22,77 juta liter air telah didistribusikan ke 12 titik lokasi kekeringan, melayani sekitar 314 ribu jiwa. 

Kabupaten Cilacap menyerap porsi bantuan terbesar dengan total penyaluran 7,4 juta liter untuk 93 ribu warga sejak Juni 2026. Selain itu, sinergi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Pekalongan berhasil memasok 1,2 juta liter air yang menjangkau 5.149 jiwa.

Beralih ke Jawa Timur, Kementerian PU mencatat adanya 56 titik krisis air di kawasan permukiman. Guna mempercepat penanganan yang telah menjangkau sekitar 58 ribu jiwa (per 16 September 2026), sebanyak 15 armada truk tangki air dikerahkan ke lapangan. 

Operasi penyaluran ini dieksekusi oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) bersama pemerintah daerah setempat.

Bantuan di Jawa Timur menyentuh langsung wilayah pelosok, di antaranya:
•?  ?Kabupaten Mojokerto: 88 ribu liter air dialirkan untuk 4.713 warga Dusun Kandangan (Desa Kunjorowesi), serta 52 ribu liter dialokasikan untuk warga Dusun Bantal (Desa Duyung).
•?  ?Kabupaten Pamekasan: Menerima pasokan 56 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 8.147 jiwa.

Di luar intervensi kedaruratan, Kementerian PU terus memetakan kebutuhan jangka panjang bersama pemerintah daerah. Langkah ini mencakup pemantauan kelayakan sumber air hingga perencanaan infrastruktur pendukung yang lebih permanen.

Gerak cepat ini merupakan tindak lanjut taktis atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memitigasi dampak anomali cuaca El Nino. Presiden sebelumnya telah menggaransi kesiapan penuh pemerintah dalam menghadapi krisis iklim tahun ini.

“Saya sudah cek semua persiapan kita cukup bagus. Kita siap hadapi El Nino,” tegas Presiden Prabowo.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua