TUBAN — Sebanyak 17 kru MV Khatulistiwa 8 berhasil dievakuasi ke atas TB Amazon Harbour, kemudian diserahterimakan kepada pihak Semen Indonesia dan KSOP melalui Dermaga Semen Indonesia Tuban untuk penanganan lebih lanjut. TB Amazon Harbour merupakan armada terdekat dari lokasi kejadian karena tengah standby di sekitar Single Point Mooring (SPM) TPPI saat sinyal distress diterima.

Kapal itu membawa 10 kru di bawah komando Nakhoda Safari Moningka. TB Multi Progress dengan 9 kru di bawah komando Nakhoda Ichtiar diberangkatkan menyusul untuk memperkuat penanganan di lokasi.

Respons Berawal dari Sinyal Distress yang Diterima PTK

Direktur Operasi PTK Yudi Wibisono menyampaikan bahwa respons cepat tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan operasional perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat di laut dengan mengutamakan keselamatan jiwa.

"Begitu menerima informasi distress, kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan armada terdekat untuk memberikan bantuan. Langkah ini kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh pihak serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur," ungkap Yudi, dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Kamis (8/10/2026).

Atas arahan KSOP, Marine Operation Tuban bersama Marine TPPI berkoordinasi mengirimkan TB Amazon Harbour yang berada di sekitar SPM TPPI menuju lokasi kejadian. Koordinasi melibatkan KSOP dan PT TPPI, bagian dari Pertamina, untuk menentukan langkah penanganan.

TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress Beroperasi di Perairan Tuban

Kedua tugboat tersebut dioperasikan PTK untuk mendukung layanan maritim dan operasional di wilayah perairan Tuban. Lingkup kerjanya mencakup proses olah gerak dan lepas sandar kapal di area PT TPPI serta Fuel Terminal Tuban Pertamina Patra Niaga.

Yudi menyatakan pihaknya bersyukur 17 kru dapat dievakuasi dan berada dalam penanganan yang lebih aman. Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh kru serta pihak terkait yang memastikan evakuasi berlangsung aman dan lancar.

"Kami bersyukur 17 kru dapat dievakuasi dan berada dalam penanganan yang lebih aman. Kami mengapresiasi kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh kru serta pihak terkait yang bersama-sama memastikan evakuasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Bagi PTK, keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional di laut," kata Yudi.

Chief Officer Masih Dicari, Penanganan Diserahkan ke Pihak Berwenang

Hingga keterangan resmi perusahaan diterbitkan, satu kru MV Khatulistiwa 8 yang belum ditemukan adalah Chief Officer. Proses pencarian dan penanganannya diserahkan kepada pihak berwenang di perairan Tuban.

PTK menyatakan keselamatan jiwa menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional di laut, termasuk saat mengerahkan armada untuk kondisi darurat seperti yang dialami MV Khatulistiwa 8.

Reporter: Redaksi