Breaking

Menekan Tombol Panggilan Pramugari: Ini Batasan Etika yang Perlu Diketahui Penumpang

RE
Selasa, 01 September 2026
Menekan Tombol Panggilan Pramugari: Ini Batasan Etika yang Perlu Diketahui Penumpang
Penumpang menekan tombol panggilan untuk meminta bantuan pramugari di kabin pesawat.

NAVIGASI.CO.ID — Keraguan memakai tombol panggilan di kabin pesawat cukup umum. Penumpang kerap khawatir permintaannya dianggap merepotkan awak kabin yang tengah sibuk.

Pramugari berpengalaman Leanna Coy meluruskan anggapan itu melalui akun TikTok-nya. Ia justru merekomendasikan penumpang aktif memakai tombol panggilan saat butuh bantuan, alih-alih menunggu pramugari kebetulan lewat.

Alasan Pramugari Justru Senang Tombol Dipakai

Menekan tombol panggilan membantu awak kabin mengatur prioritas pelayanan. Sinyal yang masuk akan direspons setelah tugas utama, seperti melayani makanan, selesai.

Sebaliknya, menyampaikan permintaan di sela kesibukan pramugari berisiko membuat kebutuhan penumpang terlewat. Perhatian yang terbagi bisa membuat pesan tidak tersampaikan dengan baik.

Leanna tidak keberatan bila penumpang langsung berbicara saat ia sedang di lorong. Yang terpenting, permintaan disampaikan pada momen yang tepat.

Dua Kondisi yang Sebaiknya Dihindari

Leanna menegaskan ada dua situasi di mana tombol panggilan sebaiknya tidak dipakai untuk hal non-mendesak.

Pertama, meminta awak kabin mengambil sampah pribadi. Leanna menerapkan aturan ketat untuk tidak menyentuh barang tanpa sarung tangan. Awak kabin juga sudah memiliki jadwal berkeliling membawa kantong sampah setelah layanan makanan selesai.

Kedua, saat pesawat sedang lepas landas maupun mendarat. Pada fase krusial ini, seluruh awak kabin wajib duduk di kursi keselamatan sesuai regulasi penerbangan.

Pengecualian untuk Situasi Darurat

Aturan menunda penggunaan tombol panggilan tidak berlaku dalam keadaan darurat. Jika terjadi masalah medis mendadak atau potensi bahaya di kabin, penumpang wajib segera menekan tombol panggilan untuk mendapat pertolongan cepat.

Intinya, gunakan tombol panggilan sebagai sarana komunikasi untuk kebutuhan yang wajar. Hormati protokol keselamatan dan utamakan rasa saling menghargai antara penumpang dan kru pesawat.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua